Monday, February 22, 2010

Total City Branding

Entah karena work permit saya ditolak oleh pemerintah SG atau bukan yang pasti saya sudah lama ingin membahas city branding Singapore gahmen. Mungkin kalau dari sisi branding Uniquely Singapore sendiri sudah sering dibahas dan saya rasa cukup berhasil.

Namun, kali ini sy ingin membahas lebih dalam dari itu. Jarak JKT-SG tidak begitu jauh, hanya 1.5 jam, namun kenapa branding disana begitu jauh. Setelah saya mencoba teliti dan rasakan lansung ternyata pemerintah SG atau sering disebut gahmen oleh SG citizen sangat mendukung art and design. Wow..maka ga salah kalau kita lihat bus stop dan signage di MRT station begitu sintaktik dan pragmatik. Bukan hanya branding secara design, (nah ini uniknya) media dan konten info ttg Sg juga diamati oleh gahmen. Jadi bisa kita rasakan sendiri, Sg feels so secure, peace and harmony. Memang efeknya bisa dirasakan saat kita liburan ke sana, namun bagaimana stlh tinggal disana puluhan tahun..hmm banyak hal yg tidak bs sy infokan karena nanti sy kelacak,hehehe..

Dulu ketika kuliah saya pernah membuat design koran dimana tidak ada berita buruk, waktu itu sy berpikir ada ga, ternyata setelah membaca koran Singapore the S*r*ts *****, beritanya bagus2 lho, sampai waktu itu ada Sg citizen yg komen klo koran ini beritanya ga tepat dgn situasi asli.
Nah apakah mereka curang atau semacamnya ? mnrt sy tidak (Lho..?),
karena mereka sedang menciptakan Total City Branding..
and it works, at least until now =)

No comments:

Post a Comment